Lokasi Tempat Wisata di Kota Jakarta Selatan Selain Mall

Segala orang tentu harus mendapatkan hari libur dan pergi ke tempat tamasya. Untuk yang bertempat tinggal di Jakarta Selatan, tak harus khawatir karena cukup banyak tempat tamasya di Jakarta Selatan tak sekedar mall yang dekat, tak mahal, dan punya makna edukasi untuk kamu sekeluarga. Berikut yakni daftar tempat tamasya di Jakarta Selatan tak sekedar mall yang bisa kamu kunjungi dengan keluarga maupun sahabat:

1. Kebun Binatang Ragunan

Kebun Binatang Ragunan yakni tempat tamasya di Jakarta Selatan yang paling terkenal dan paling ramai pengunjung. Kebun hewan ini berdiri di Cikini pada th. 1864 dengan nama “Tanaman dan Kebun Binatang”, dan yakni kebun hewan yang paling pertama di Indonesia. Pada th. 1966 kebun hewan ini sah dipindahkan ke Jakarta Selatan dan beralih nama jadi Taman Margasatwa Ragunan. Di sini kamu bisa menyaksikan pelbagai ragam hewan jadi dari reptil, mamalia, burung, dan lain-lain. Kebun Binatang Ragunan yakni kebun hewan dengan harga tiket masuk yang paling tidak mahal di dunia, apalagi lebih tidak mahal dari kebun hewan yang berada di Bandung dan Surabaya.

2. Taman Anggrek Ragunan

Taman Anggrek Ragunan yang terletak tak jauh dari Kebun Binatang Ragunan yakni tempat budidaya tanaman anggrek yang punya luas kira-kira 5 hektar. Berdiri sejak th. 1973, Taman Anggrek Ragunan udah jadi tempat tamasya akhir pekan bagi warga Jakarta Selatan, tempat budidaya dan pembenihan anggrek, serta tempat pelajaran perihal tanaman anggrek. Jumlah koleksi bunga anggrek yang dimiliki Taman Anggrek Ragunan yakni kira-kira 5,000 spesies anggrek. Kecuali melihat-lihat, kamu juga bisa membeli tanaman anggrek di sini. Untuk bisa menikmati tamasya anggrek ini, kamu harus membayar tiket masuk yang nyata-nyata murah.

3. Setu Babakan

Setu Babakan yang terletak di Srengseng Sawah Jakarta Selatan yakni tempat tamasya di Jakarta Selatan yang yakni sebuah danau buatan seluas kira-kira 30 hektar. Kali disebut sebagai Danau Babakan, tempat ini juga berguna sebagai tempat pelestarian formalitas orisinil Betawi sehinga kamu bisa menyaksikan ornamen-ornamen Betawi, galeri batik Betawi, kesenian khas Betawi, sampai tamasya masakan Betawi. Setu Babakan yakni tempat tamasya di Jakarta Selatan yang tak sekedar menarik, juga bisa jadi fasilitas edukasi bagi si kecil-si kecil. Kecuali tamasya kebiasaan, kamu juga bisa menikmati tamasya air dengan bermain perahu air atan memancing ikan. Kalau aku sendiri, aku senang tamasya masakan khas Betawi layaknya kerak telur, gado-gado, soto Betawi, toge goreng, paham genjrot, ketoprak, arum manis, dan lain-lain.

4. Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala diakses pada th. 1972 di atas sebuah tanah seluas lebih dari 5 hektar di Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan. Museum ini yakni sentra sejarah yang memberikan koleksi senjata perang layaknya tank, pesawat tempur, rudal, meriam, senapan, bambu runcing, dan lain-lain. Kecuali itu juga terkandung koleksi diorama yang punya cerita unik tiap-tiap dan juga benda-benda bersejarah lainnya layaknya kendaraan beroda empat dengan bekas tembakan. Umumnya si kecil Laki-laki nyata-nyata senang tempat ini karena banyak sekali benda-benda yang mirip sekali dengan mainan mereka.

5. Museum Reksa Artha

Museum Reksa Artha kemungkinan jarang terdengar, tetapi museum ini cukup menarik karena museum ini menyimpan fasilitas pembuat duwit pada era dulu, pantas dengan namanya yakni reksa yang artinya melindungi dan artha yang artinya uang. Museum yang terletak di CIlandak, Jakarta Selatan ini punya koleksi mesin duwit yang masih terawat dengan baik, juga mesin duwit yang digunakan untuk mencetak duwit Rupiah pertama kali. Penasaran layaknya apakah mesin pencetak uang? Datang saja segera ke Museum Reksa Artha yang bertempat tinggal di Jalan Lebak Bulus No. 1.

6. Museum Layang-layang

Terletak di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Museum Layang-layang yakni sebuah museum yang dimiliki oleh pribadi, bukan pemerintah. Museum Layang-layang ini tak demikianlah itu besar, tetapi punya banyak mengisi dan nyata-nyata menyenangkan. Koleksi layangan yang tersedia di sini sangatlah pelbagai, jadi dari layangan kecil, layangan besar, layangan tradisional, layangan olahraga, layangan modifikasi, layangan dari luar negeri, layangan kampiun festival, sampai layangan dari tempat-tempat terpencil di Indonesia. Ada layangan yang punya latar ceritanya sendiri, jadi layangan selanjutnya diwujudkan berdasarkan suatu cerita, tersedia juga layangan yang bisa bermain musik karena digantung alat musik tiup sehingga pada dikala diterbangkan dan tertiup angin layangan selanjutnya bisa bersuara, apalagi tersedia layangan yang punya panjang 250 meter, nyata-nyata menarik bukan? Kecuali bisa menyaksikan layang-layang, kamu juga bisa belajar membikin layangan, membikin keramik, melukis keramik, dan membikin batik di museum ini. Menurut saya, Museum Layang-layang yakni tempat tamasya di Jakarta Selatan yang paling mengasyikkan untuk si kecil-si kecil.

7. Kemang Food Festival

Layak dengan namanya, Kemang Food Festival yakni surganya pecinta tamasya masakan. Terletak di Jalan Kemang Raya Jakarta Selatan, Kemang Food Festival yakni salah satu penyebab kemacetan di tempat Kemang dan nyata-nyata penuh dengan pengunjung pada akhir pekan. Buka dari jam 5 petang sampai sedang malam, tempat ini ramai dikunjungi muda-mudi yang kelaparan. Umumnya jam paling ramai yakni jadi dari jam 7 malam sampai sedang malam. Pilihan makanan dan minuman di Kemang Food Festival sangatlah banyak, kamu dapat kebingungan memilih makanan apa. Kemang Food Festival yakni tempat tamasya di Jakarta Selatan yang paling aku sukai.

Leave a comment